Bagi gitaris yang mencari amplifier dengan karakter suara beragam dalam satu perangkat, Tech 21 TM 60 menawarkan pendekatan yang menarik. Combo amplifier 60 watt ini memadukan dua channel dengan karakter berbeda, sepasang speaker Celestion Seventy80 12 inci, reverb Accutronics enam pegas, serta fitur boost untuk kebutuhan permainan live.
Amplifier tidak hanya berfungsi sebagai penguat volume. Karakter sirkuit, respons midrange, jenis speaker, dan pengaturan EQ ikut menentukan bagaimana gitar terdengar. Karena itu, pemilihan amplifier perlu menyesuaikan gaya bermain dan kebutuhan panggung.
Tech 21 merancang Trademark 60 sebagai amplifier yang mampu menghadirkan berbagai karakter suara gitar dalam satu combo. Channel pertama mengarah pada karakter Fender, sedangkan channel kedua menawarkan nuansa yang terinspirasi dari Marshall, Vox AC30, hingga Mesa Rectifier.
Kombinasi tersebut membuat amplifier ini menarik bagi pemain yang tidak ingin terpaku pada satu karakter suara. Gitaris bisa berpindah dari clean yang jernih ke overdrive yang lebih agresif tanpa harus membawa banyak amplifier.
Mengenal Karakter Tech 21 Trademark 60
Trademark 60 merupakan combo amplifier gitar dengan output 60 watt. Konfigurasinya menggunakan dua speaker Celestion Seventy80 berukuran 12 inci.
Masing-masing speaker memiliki rating 80 watt pada 16 ohm. Total beban sistem berada pada 8 ohm. Konfigurasi tersebut memberikan ruang yang cukup untuk menghasilkan suara yang kuat dalam penggunaan panggung.
Desain combo juga membuat setup lebih praktis. Gitaris tidak perlu memasangkan head dan kabinet secara terpisah.
Dimensinya tercatat sekitar 26 inci untuk panjang, 12 inci untuk lebar, dan 18 inci untuk tinggi. Bobotnya mencapai sekitar 47 lbs atau kurang lebih 21 kilogram.
Ukuran tersebut masih tergolong masuk akal untuk amplifier combo berkonfigurasi 2×12. Namun, pemain tetap perlu mempertimbangkan transportasi jika sering berpindah lokasi manggung.

Baca Juga: Tech 21 Fly Rig 5 230V: Pedalboard Ringkas dengan Tone Analog Profesional
Dua Channel untuk Karakter Suara yang Berbeda
Salah satu daya tarik utama Tech 21 TM 60 terletak pada dua channel yang memiliki pendekatan tonal berbeda.
Channel 1: Clean hingga Saturated
Channel pertama mengambil inspirasi dari karakter amplifier Fender. Rentang suaranya bergerak dari clean yang berkilau hingga tone tweed yang lebih panas dan saturated.
Pengaturan Punch menjadi salah satu elemen penting pada channel ini. Kontrol tersebut mengatur karakter midrange sekaligus memengaruhi tingkat breakup dan overdrive.
Gitaris dapat menggunakan pengaturan yang lebih ringan untuk mendapatkan suara clean dengan respons yang terbuka. Saat Punch dinaikkan, karakter suara dapat bergerak menuju breakup yang lebih terasa.
Channel ini cocok untuk pemain yang sering menggunakan clean, blues, rock klasik, hingga rhythm dengan sedikit saturasi.
Tersedia pula tombol Bite. Fungsinya memperketat low end sekaligus menambahkan brightness pada karakter suara.
Kombinasi Punch dan Bite memberikan ruang untuk menyesuaikan respons amplifier dengan gitar, pickup, serta gaya permainan.
Channel 2: Crunch hingga High-Gain
Channel kedua membawa karakter yang lebih agresif. Tech 21 memasukkan beberapa pendekatan tonal yang terinspirasi dari Marshall, Vox AC30, dan Mesa Rectifier.
Rentang tersebut membuat channel ini lebih menarik untuk gitaris yang membutuhkan crunch hingga distorsi lebih tebal.
Kontrol Growl menjadi pengatur midrange utama pada channel kedua. Pemain dapat membentuk karakter mid yang lebih menonjol atau mengarah pada suara scooped.
Menariknya, pengaturan tersebut tetap dirancang agar suara tidak kehilangan kesan berisi. Hal ini berguna ketika gitaris membutuhkan tone dengan karakter mid yang lebih rendah tanpa membuat suara terasa terlalu tipis.
Tombol Weep juga hadir untuk meningkatkan harmonik genap dan memberikan karakter yang lebih tebal.
Reverb Accutronics untuk Dimensi Suara
Reverb menjadi bagian penting dalam membentuk ruang pada suara gitar. Tanpa reverb, tone tertentu bisa terdengar terlalu kering, terutama ketika dimainkan melalui sistem yang memiliki karakter sangat langsung.
Amplifier ini menggunakan Accutronics 6-spring reverb. Sistem tersebut memberikan karakter ambience yang khas dan dapat memperluas kesan ruang pada permainan.
Gitaris dapat memanfaatkan reverb untuk permainan clean, blues, rock, maupun ambient. Pengaturan yang lebih ringan bisa memberikan sedikit ruang tanpa mengaburkan artikulasi.
Sementara itu, penggunaan yang lebih kuat dapat menghasilkan karakter suara yang lebih besar dan atmosferik.
Fitur reverb juga terhubung dengan fungsi Link. Dengan mengaktifkannya, Boost dan Reverb dapat bekerja bersama untuk memperbesar kesan suara sekaligus meningkatkan level.
Boost untuk Kebutuhan Solo
Perbedaan volume saat berpindah dari rhythm ke solo menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pertunjukan live. Karena itu, amplifier ini menyediakan fungsi Boost.
Boost dapat meningkatkan level hingga 9 dB tanpa mengubah karakter tone secara signifikan. Fitur tersebut memungkinkan gitaris mendapatkan posisi suara yang lebih menonjol ketika memasuki bagian solo.
Penggunaan boost juga tidak terbatas pada genre tertentu. Pemain blues dapat menggunakannya untuk menonjolkan lead phrase. Pemain rock dapat memanfaatkannya untuk membawa solo ke depan dalam mix band.
Fungsi seperti ini terlihat sederhana. Namun, dalam situasi panggung, kontrol level yang mudah diakses dapat memberikan perbedaan besar.
Speaker Celestion Seventy80 2×12
Karakter speaker memiliki pengaruh besar terhadap hasil akhir amplifier. Pada model ini, Tech 21 menggunakan dua Celestion Seventy80 berukuran 12 inci.
Setiap speaker memiliki rating 80 watt dengan impedansi 16 ohm. Konfigurasi dua speaker menghasilkan total load 8 ohm.
Penggunaan dua speaker 12 inci juga memberikan pendekatan berbeda dibanding combo dengan satu speaker. Penyebaran suara terasa lebih luas, sementara konfigurasi kabinet menyediakan ruang yang cukup untuk menghasilkan karakter gitar yang penuh.
Bagi gitaris yang sering memainkan musik dengan distorsi, konfigurasi 2×12 dapat menjadi pilihan menarik. Area frekuensi yang lebih luas membantu mempertahankan kesan body ketika gain meningkat.
Namun, karakter akhir tetap bergantung pada gitar, pickup, teknik bermain, dan pengaturan amplifier. Karena itu, pemain sebaiknya mencoba kombinasi setting secara langsung.
Kontrol EQ yang Memudahkan Eksplorasi Tone
Bagian master menyediakan kontrol Low dan High yang aktif. Sementara itu, karakter midrange mendapatkan pendekatan berbeda pada setiap channel.
Channel 1 menggunakan Punch. Channel 2 menggunakan Growl.
Pembagian ini membuat proses membentuk tone terasa lebih spesifik. Pemain tidak sekadar menaikkan atau menurunkan EQ secara umum.
Misalnya, tone clean yang terdengar terlalu tipis dapat memperoleh penyesuaian melalui karakter midrange. Sebaliknya, suara yang terasa terlalu penuh dapat diarahkan menjadi lebih terbuka.
Pemain juga perlu memperhatikan karakter gitar. Humbucker dan single-coil dapat menghasilkan respons berbeda pada pengaturan yang sama.
Karena itu, tidak ada satu posisi knob yang berlaku untuk semua gitar. Setting terbaik tetap bergantung pada instrumen dan kebutuhan musik.
Fitur yang Mendukung Permainan Live
Tech 21 TM 60 tidak hanya menawarkan variasi karakter suara. Tech 21 juga melengkapinya dengan sejumlah fitur untuk memudahkan penggunaan di panggung.
Footswitch multifungsi sudah termasuk dalam paket. Perangkat tersebut dapat memilih channel, mengaktifkan Reverb dan Boost, serta mengontrol Effect Loop.
Kontrol melalui footswitch membuat gitaris tidak perlu berjalan ke amplifier ketika ingin mengubah konfigurasi. Semua dapat dilakukan sambil tetap berada di posisi bermain.
Amplifier juga menyediakan headphone output yang dapat berfungsi sebagai direct out 1/4 inci. Fitur tersebut menambah fleksibilitas ketika pemain membutuhkan koneksi langsung.
Selain itu, terdapat Effect Loop dengan input impedance 1MOhm. Fitur ini memungkinkan pemain mengintegrasikan perangkat efek eksternal ke dalam sistem.
Bagi pemain yang menggunakan pedal delay, modulation, atau perangkat efek lainnya, keberadaan effect loop menjadi pertimbangan penting.
Koneksi dan Spesifikasi Teknis
Dari sisi konektivitas, amplifier ini menggunakan input dengan impedansi 1MOhm. Nominal input level tercatat -10 dBu.
Effect Loop memiliki input impedance 1MOhm dan maximum input sebesar -6 dBu. Output effect loop memiliki impedansi 1KOhm.
Sementara itu, nominal output effect loop berada pada -20 dBu. Nominal XLR output juga tercatat -20 dBu.
Daya output amplifier mencapai 60 watt. Konsumsi daya maksimum tercatat 120 watt.
Untuk kebutuhan kelistrikan, tersedia pilihan AC input 100V, 117V, 230V, dan 240V. Frekuensinya mendukung 50/60 Hz.
Informasi ini penting bagi pemain yang menggunakan amplifier di lokasi berbeda. Pastikan konfigurasi tegangan sesuai dengan sumber listrik sebelum mengoperasikan perangkat.
Cocok untuk Siapa?
Tidak semua gitaris membutuhkan amplifier dengan karakter sebanyak ini. Karena itu, memahami kebutuhan menjadi langkah penting sebelum memilih.
Amplifier ini menarik bagi pemain yang membutuhkan satu combo untuk beberapa gaya musik. Dua channel memberikan perbedaan karakter yang cukup jelas untuk clean dan drive.
Pemain blues dapat memanfaatkan channel pertama untuk mendapatkan clean hingga breakup. Pemain rock dapat mengeksplorasi channel kedua untuk mendapatkan crunch dan distorsi yang lebih agresif.
Amplifier ini juga cocok untuk gitaris yang sering tampil bersama band. Fitur Boost membantu meningkatkan level ketika memasuki bagian solo.
Bagi pemain yang menggunakan pedal eksternal, Effect Loop memberikan opsi koneksi tambahan. Footswitch bawaan juga membantu mengatur beberapa fungsi dari posisi bermain.
Sementara itu, konfigurasi 2×12 membuat perangkat ini lebih menarik bagi pemain yang menginginkan karakter kabinet yang lebih besar daripada combo 1×12.
Tips Menentukan Setting yang Tepat
Mendapatkan tone yang bagus tidak selalu berarti menaikkan semua kontrol. Justru, pengaturan yang terlalu ekstrem bisa membuat suara kehilangan karakter.
Mulailah dari posisi EQ yang netral. Setelah itu, dengarkan respons gitar melalui amplifier dengan volume yang mendekati kondisi pemakaian sebenarnya.
Jika menggunakan single-coil, pemain bisa mengeksplorasi channel pertama dengan sedikit tambahan Punch. Pengaturan Bite juga dapat membantu memberikan karakter high-end yang lebih jelas.
Untuk humbucker, channel kedua bisa menjadi titik awal yang menarik. Turunkan atau naikkan Growl sesuai kebutuhan agar midrange tetap terdengar jelas dalam mix.
Gunakan Boost setelah mendapatkan volume rhythm yang tepat. Dengan begitu, fungsi tersebut benar-benar memiliki ruang untuk bekerja ketika pemain masuk ke bagian solo.
Reverb sebaiknya digunakan secukupnya. Terlalu banyak ambience dapat mengurangi kejelasan permainan, terutama ketika bermain bersama drummer dan bass.
Tech 21 TM 60 / 212BG, Trademark 60 Guitar Amp Combo 60 watt
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Ada beberapa faktor yang sebaiknya diperhatikan sebelum memilih combo amplifier ini.
Pertama, perhatikan bobotnya. Dengan berat sekitar 47 lbs, amplifier ini bukan perangkat yang bisa dianggap ringan untuk mobilitas harian.
Kedua, pertimbangkan ukuran kabinet. Konfigurasi 2×12 memberikan karakter yang luas, tetapi membutuhkan ruang lebih besar dibanding amplifier berukuran kecil.
Ketiga, pikirkan kebutuhan tone. Jika Anda hanya membutuhkan clean sederhana, sebagian fitur mungkin tidak akan terpakai secara maksimal.
Sebaliknya, gitaris yang membutuhkan beberapa karakter suara dalam satu perangkat dapat memanfaatkan kemampuan dua channel dengan lebih optimal.
Terakhir, pertimbangkan kebutuhan panggung. Footswitch, Boost, Reverb, Effect Loop, dan direct out memberikan fleksibilitas yang cukup luas untuk berbagai konfigurasi.
Mengapa Konfigurasi 2×12 Menarik untuk Gitaris?
Ukuran speaker ikut menentukan cara amplifier merespons permainan. Konfigurasi dua speaker 12 inci memberikan karakter yang berbeda dari sistem dengan satu speaker.
Dalam konteks live, dua speaker dapat membantu menghasilkan kesan suara yang lebih besar. Hal ini berguna ketika gitar harus tetap terdengar jelas di tengah permainan band.
Kombinasi Celestion Seventy80 juga memberikan fondasi tonal yang sesuai dengan karakter amplifier. Namun, gitaris tetap dapat mengubah hasil akhirnya melalui EQ, gain, pickup, dan teknik permainan.
Karena itu, konfigurasi 2×12 bukan sekadar persoalan volume. Respons keseluruhan sistem juga menjadi bagian dari pengalaman bermain.
Kesimpulan
Tech 21 TM 60 menawarkan pendekatan yang menarik bagi gitaris yang membutuhkan amplifier serbaguna dengan karakter suara yang luas. Dua channel menyediakan jalur tonal berbeda, mulai dari clean dan breakup hingga crunch serta distorsi yang lebih agresif.
Dukungan speaker Celestion Seventy80 2×12, reverb Accutronics enam pegas, Boost hingga 9 dB, Effect Loop, direct out, dan footswitch multifungsi membuatnya relevan untuk latihan maupun kebutuhan panggung.
Dengan daya 60 watt dan konfigurasi 2×12, amplifier ini cocok bagi gitaris yang menginginkan perangkat dengan karakter kuat tanpa harus membawa beberapa amplifier sekaligus.
Bagi Anda yang ingin melihat dan mendapatkan produk ini, Tech 21 TM 60 tersedia di Melodia Musik, toko alat musik terbaik dan terlengkap se-Indonesia. Pilihan perangkat yang tepat tetap perlu disesuaikan dengan gaya bermain, kebutuhan panggung, serta karakter gitar yang digunakan.
FAQ
Berapa daya output Tech 21 TM 60?
Amplifier ini memiliki daya output 60 watt dengan konfigurasi dua speaker Celestion Seventy80 12 inci.
Apa karakter channel pada amplifier ini?
Channel pertama menawarkan karakter clean hingga saturated yang terinspirasi dari Fender. Channel kedua menghadirkan karakter crunch dan distorsi yang terinspirasi dari Marshall, Vox AC30, dan Mesa Rectifier.
Apakah amplifier ini memiliki reverb?
Ya. Amplifier ini menggunakan Accutronics 6-spring reverb untuk menghasilkan ambience dengan karakter spring reverb.
Berapa besar fungsi Boost yang tersedia?
Fitur Boost dapat meningkatkan level hingga 9 dB tanpa mengubah karakter tone secara signifikan.
Apakah footswitch sudah termasuk?
Ya. Footswitch multifungsi termasuk dalam paket dan dapat digunakan untuk memilih channel serta mengaktifkan Reverb, Boost, dan Effect Loop.
Berapa ukuran speaker yang digunakan?
Amplifier menggunakan dua speaker Celestion Seventy80 berukuran 12 inci. Masing-masing memiliki rating 80 watt pada 16 ohm dengan total load 8 ohm.
