Membawa banyak pedal efek sering menjadi tantangan bagi gitaris yang aktif berlatih, rekaman, maupun tampil di panggung. Setiap pedal membutuhkan ruang, kabel, dan pengaturan tersendiri. Mooer Red Truck menawarkan solusi praktis dengan menggabungkan berbagai efek penting dalam satu unit pedalboard.
Perangkat ini mengintegrasikan enam modul efek bergaya stompbox dan tuner presisi. Pengguna mendapatkan Pure Boost, Drive, Distortion, Modulation, Delay, serta Reverb dalam satu rangkaian. Kombinasi tersebut mencakup kebutuhan dasar untuk membangun karakter suara gitar yang beragam.
Menariknya, perangkat ini tidak hanya mengutamakan jumlah efek. MOOER juga menyediakan kontrol fisik untuk setiap modul, sehingga gitaris dapat menyesuaikan parameter secara langsung. Pengguna tidak perlu masuk ke banyak menu digital untuk mengubah pengaturan dasar.
Desainnya mendukung kebutuhan musisi yang sering berpindah tempat. Perangkat ini memiliki output stereo, cab simulator output, tap tempo, serta FX Loop. Pengguna bahkan dapat menghubungkannya ke amplifier melalui metode 4 Cable Method.
Pedalboard All-in-One dengan Rangkaian Efek Analog dan Digital
Konsep utama Mooer Red Truck adalah menyatukan efek yang umum digunakan gitaris dalam satu unit. MOOER menggabungkan sirkuit analog dan pemrosesan digital untuk menghadirkan karakter suara yang berbeda.
Bagian analog mencakup Pure Boost, Drive, dan Distortion. Ketiganya berperan membentuk level sinyal, overdrive, serta distorsi gitar.
Sementara itu, bagian digital menangani Modulation, Delay, dan Reverb. Ketiga modul tersebut memberikan variasi efek ruang dan pergerakan suara.
Pembagian ini membuat pengguna memiliki kombinasi efek yang cukup lengkap. Gitaris dapat membangun suara clean, crunch, overdrive, hingga distorsi dengan tambahan efek ambient.
Setiap modul juga memiliki kontrol tersendiri. Pengguna bisa menyesuaikan karakter suara tanpa harus mengubah seluruh konfigurasi pedalboard.

Baca Juga: Mooer TF-20s: Pedalboard Fleksibel untuk Setup Efek Gitar yang Rapi
Enam Modul Efek untuk Mengeksplorasi Karakter Tone
Kelengkapan efek menjadi salah satu daya tarik utama Mooer Red Truck. Setiap modul memiliki fungsi berbeda dan dapat digunakan sesuai kebutuhan permainan.
1. Pure Boost: Meningkatkan Level dengan Respons Natural
Pure Boost merupakan modul analog yang dirancang untuk meningkatkan level sinyal gitar. Efek ini mampu memberikan clean boost hingga 20 dB.
Pengguna dapat memanfaatkannya untuk menaikkan volume ketika memainkan bagian solo. Gitar juga bisa terdengar lebih menonjol tanpa harus langsung menambahkan distorsi.
Modul ini menyediakan tiga kontrol utama:
- Boost: Mengatur jumlah peningkatan sinyal.
- Bass: Mengatur frekuensi rendah hingga ±15 dB.
- Treble: Mengatur frekuensi tinggi hingga ±15 dB.
Kontrol Bass dan Treble memberikan keleluasaan untuk membentuk karakter suara. Gitaris dapat menyesuaikan frekuensi sesuai instrumen dan amplifier yang digunakan.
2. Drive: Overdrive Analog dengan Karakter Hangat
Modul Drive menggunakan sirkuit analog yang mengadaptasi karakter MOOER Rumble Drive. Karakternya hangat dan natural, sehingga cocok untuk berbagai kebutuhan permainan.
Pada pengaturan gain rendah, pengguna dapat memanfaatkannya sebagai warm boost. Modul ini juga bisa mendorong bagian Distortion untuk menghasilkan suara solo yang lebih kuat.
Ketika gain dinaikkan, karakter overdrive dapat menyerupai amplifier vintage yang mulai mengalami breakup. Respons seperti ini menarik bagi gitaris yang menyukai karakter suara amplifier klasik.
Terdapat tiga kontrol untuk mengatur modul Drive:
- Volume: Mengatur level output.
- Gain: Mengatur intensitas overdrive.
- Tone: Mengatur karakter equalizer.
Putaran Tone searah jarum jam menghasilkan karakter lebih terang. Sebaliknya, putaran berlawanan arah jarum jam menghasilkan suara lebih gelap.
3. Distortion: Karakter Distorsi Bergaya British
Bagi gitaris yang membutuhkan karakter lebih agresif, modul Distortion menyediakan suara bergaya amplifier British. Pengguna dapat mengatur gain mulai dari crunch ringan hingga saturasi high-gain.
Modul ini memiliki tone stack lengkap. Pengguna bisa membentuk frekuensi tinggi, menengah, dan rendah secara terpisah.
Kontrol yang tersedia meliputi:
- Treble: Mengatur frekuensi tinggi.
- Mid: Mengatur frekuensi menengah.
- Bass: Mengatur frekuensi rendah.
- Level: Mengatur level output keseluruhan.
- Mid-Boost: Mengubah karakter frekuensi menengah.
- Gain: Mengatur intensitas distorsi.
Kelengkapan kontrol tersebut memberikan ruang eksplorasi yang lebih luas. Gitaris dapat mencari karakter distorsi yang sesuai untuk rhythm maupun lead.
4. Modulation: Empat Pilihan Efek dalam Satu Modul
Modulation merupakan modul digital yang menggabungkan empat jenis efek. Pengguna dapat memilih Tremolo, Phaser, Chorus, dan Flanger melalui sakelar pemilih.
Setiap jenis memberikan karakter berbeda. Tremolo menghasilkan perubahan volume secara berulang. Phaser memberikan pergerakan frekuensi, sedangkan Chorus menciptakan kesan suara lebih lebar.
Flanger menawarkan karakter sapuan yang lebih menonjol. Efek ini dapat memberikan warna suara yang khas untuk bagian tertentu dalam lagu.
Pengguna dapat mengatur parameter berikut:
- Level: Mengatur campuran efek modulation.
- Rate: Mengatur kecepatan efek.
- Depth: Mengatur intensitas modulation.
- Toggle Switch: Memilih jenis efek.
- Rhythm Knob: Mengatur kecepatan modulation berdasarkan tap tempo.
Tersedia pula pilihan X yang menghasilkan pola acak selama tujuh detik. Fitur ini memberikan alternatif bagi gitaris yang ingin mengeksplorasi variasi pergerakan suara.
5. Delay: Tiga Karakter Pengulangan Suara
Delay menghasilkan pengulangan suara gitar setelah sinyal asli dimainkan. Efek ini dapat menambah kedalaman pada permainan, terutama untuk melodi dan bagian lead.
Perangkat ini menyediakan tiga pilihan karakter delay digital:
Digital menghadirkan karakter pengulangan yang jernih. Pilihan ini menyerupai karakter digital delay rack pada era 1980-an.
Echo mengadaptasi nuansa magnetic drum delay yang populer pada era 1960-an. Karakternya memberikan alternatif dari pengulangan digital yang sangat jernih.
Analog menawarkan karakter yang menyerupai stompbox delay klasik bergaya BB.
Pengguna dapat menyesuaikan empat bagian pengaturan:
- Level: Mengatur volume pengulangan delay.
- Time: Mengatur jarak waktu pengulangan.
- Feedback: Mengatur jumlah pengulangan.
- Toggle Switch: Memilih jenis delay.
- Sub-division Knob: Mengatur pembagian waktu delay berdasarkan tap tempo.
Kombinasi tersebut membantu gitaris menyesuaikan delay dengan tempo dan karakter musik. Pengguna dapat mencoba pengaturan berbeda untuk menemukan hasil yang paling sesuai.
6. Reverb: Efek Ruang Digital True Stereo
Reverb memberikan kesan ruang pada suara gitar. Mooer Red Truck dapat membuat suara terasa lebih luas dan memiliki ekor pantulan setelah nada dimainkan.
Modul Reverb pada perangkat ini merupakan digital reverb dengan dukungan true stereo. Pengguna dapat mengatur karakter efek melalui beberapa kontrol.
- Level: Mengatur campuran suara reverb.
- Decay: Mengatur panjang efek reverb.
- Tone: Mengatur karakter frekuensi reverb.
- Shimmer: Menambahkan harmonik bernada tinggi.
- Mod Depth: Mengatur kedalaman modulasi reverb.
- Mod Rate: Mengatur kecepatan modulasi reverb.
Fitur Shimmer memberikan tekstur bernada tinggi pada efek ruang. Sementara itu, Mod Depth dan Mod Rate memungkinkan pengguna menambahkan pergerakan pada suara reverb.
Ketika Mod Depth berada pada posisi paling kiri, reverb tidak menggunakan modulasi. Pengguna dapat mengatur intensitasnya sesuai kebutuhan.
Tuner Internal untuk Memastikan Gitar Tetap Selaras
Selain modul efek, perangkat ini memiliki tuner gitar digital yang dirancang agar mudah dilihat saat digunakan. Kehadiran tuner internal mengurangi kebutuhan membawa pedal tuner tambahan.
Cara mengaktifkannya cukup sederhana. Tekan dan tahan footswitch TAP untuk mengaktifkan tuner sekaligus mematikan output suara.
Setelah penyetelan selesai, tekan footswitch TAP sekali untuk keluar dari mode tuner. Output akan kembali aktif.
Fitur mute ini berguna ketika gitaris perlu menyetel instrumen di tengah latihan atau pertunjukan. Proses tersebut dapat dilakukan tanpa mengirimkan suara tuning ke sistem audio.
Mode LIVE dan PRESET untuk Kebutuhan Berbeda
Pengguna dapat memilih dua mode operasi, yaitu LIVE Mode dan PRESET Mode. Masing-masing memiliki cara kerja berbeda.
LIVE Mode: Pengoperasian seperti Pedalboard Konvensional
Dalam LIVE Mode, setiap footswitch mengaktifkan atau menonaktifkan modul efek tertentu. Cara ini terasa familiar bagi gitaris yang terbiasa menggunakan beberapa stompbox.
Berikut pembagian fungsi footswitch:
| Footswitch | Fungsi |
|---|---|
| 1 | Reverb On/Off |
| 2 | Delay On/Off |
| 3 | Modulation On/Off |
| 4 | Distortion On/Off |
| 5 | Drive On/Off |
Pengguna dapat mengaktifkan efek sesuai kebutuhan permainan. Misalnya, gitaris bisa menyalakan Delay dan Reverb untuk bagian melodi, lalu mematikan keduanya saat memainkan rhythm.
PRESET Mode: Menyimpan Kombinasi Efek
PRESET Mode bekerja seperti pedalboard loop switcher. Setiap footswitch memanggil kombinasi modul efek yang sudah disimpan sebelumnya.
Tersedia lima slot preset. Pengguna dapat menyiapkan kombinasi berbeda untuk beberapa bagian lagu atau kebutuhan pertunjukan.
Cara menyimpan preset cukup mudah:
- Pastikan perangkat berada dalam LIVE Mode.
- Aktifkan modul efek yang ingin digunakan.
- Tekan dan tahan footswitch tujuan penyimpanan.
- Tunggu lampu footswitch berkedip lima kali.
- Masuk ke PRESET Mode untuk menggunakan kombinasi tersebut.
Satu hal penting perlu diperhatikan. Preset hanya menyimpan status aktif atau nonaktif setiap modul. Parameter seperti Gain, Tone, Time, dan Decay tidak ikut tersimpan.
Untuk berpindah antara LIVE dan PRESET Mode, tekan dan lepaskan TAP serta footswitch 1 secara bersamaan.
View this post on Instagram
Tap Tempo untuk Mengatur Delay dan Modulation
Tap tempo membantu gitaris menyesuaikan waktu delay dan kecepatan modulation dengan ketukan musik. Pengguna cukup menekan footswitch TAP beberapa kali mengikuti tempo yang diinginkan.
Secara bawaan, fungsi ini mengendalikan Delay dan Modulation secara bersamaan. Namun, pengguna juga dapat memilih salah satu modul saja.
Pengaturan fungsi tap tempo dilakukan dengan menekan kombinasi footswitch tertentu:
| Kombinasi Footswitch | Fungsi | Indikator |
|---|---|---|
| 3 dan 4 | Delay dan Modulation | Ungu |
| 1 dan 2 | Delay saja | Merah |
| 2 dan 3 | Modulation saja | Biru |
Warna lampu di sekitar footswitch TAP menunjukkan modul yang sedang dikendalikan. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui pengaturan aktif secara langsung.
Fitur ini berguna ketika gitaris memainkan lagu dengan tempo tertentu. Pengulangan delay dan pergerakan modulation dapat mengikuti ketukan tanpa harus mengatur parameter secara manual setiap kali.
FX Loop untuk Menghubungkan Pedal Eksternal
Meskipun menyediakan enam modul efek, pengguna tetap dapat menambahkan stompbox favorit. Perangkat ini memiliki parallel buffered effects loop yang transparan.
FX Loop berada di antara modul Distortion dan Modulation dalam jalur sinyal internal. Tersedia dua koneksi utama, yaitu SEND dan RETURN.
SEND dapat berfungsi sebagai output dari bagian Distortion. Sementara itu, RETURN menjadi jalur masuk menuju bagian Modulation.
Pengguna dapat menghubungkan pedal eksternal dengan cara berikut:
- Hubungkan SEND ke input pedal eksternal.
- Hubungkan output pedal eksternal ke RETURN.
- Pastikan seluruh koneksi terpasang dengan benar.
Cara ini memungkinkan gitaris menambahkan efek atau preamp favorit di antara kedua bagian tersebut. MOOER juga menyebut Micro Preamp sebagai salah satu perangkat yang dapat digunakan dalam konfigurasi ini.
Menggunakan 4 Cable Method dengan Amplifier
FX Loop juga mendukung metode 4 Cable Method. Teknik ini berguna bagi gitaris yang menggunakan amplifier dengan effects loop sendiri.
Metode tersebut memungkinkan modul Drive dan Distortion berada sebelum input amplifier. Sementara itu, Modulation, Delay, dan Reverb dapat ditempatkan di effects loop amplifier.
Berikut susunan koneksinya:
- Hubungkan gitar ke input perangkat.
- Hubungkan SEND perangkat ke input amplifier.
- Hubungkan effects send amplifier ke RETURN perangkat.
- Hubungkan output perangkat ke effects return amplifier.
Konfigurasi ini memberi fleksibilitas dalam mengatur posisi efek. Gitaris dapat mempertahankan bagian drive di depan preamp amplifier, sementara efek berbasis waktu berada di jalur effects loop.
Pastikan amplifier yang digunakan memiliki effects loop. Periksa juga koneksi sebelum menyalakan seluruh perangkat.
Wet/Dry dan Wet/Dry/Wet untuk Setup Dua atau Tiga Amplifier
Selain metode 4 Cable Method, perangkat ini mendukung konfigurasi Wet/Dry. Pengaturan tersebut menggunakan dua amplifier dengan fungsi berbeda.
Amplifier pertama menerima sinyal drive tanpa efek modulation, delay, dan reverb. Amplifier kedua menerima sinyal yang sudah melewati efek-efek tersebut.
Untuk membuat konfigurasi ini, pengguna membutuhkan ABY Box. MOOER merekomendasikan ABY MKII sebagai salah satu pilihan.
Susunan dasarnya adalah menghubungkan gitar ke input perangkat, lalu SEND ke input ABY Box. Satu output ABY Box menuju amplifier Dry, sedangkan output lainnya masuk ke RETURN perangkat. Selanjutnya, output perangkat dihubungkan ke amplifier Wet.
Pengguna juga dapat mengembangkan sistem menjadi Wet/Dry/Wet dengan tiga amplifier. Dalam konfigurasi tersebut, output stereo dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan efek reverb yang lebih luas.
Pengaturan ini ditujukan bagi gitaris yang ingin mempertahankan karakter sinyal drive tetap jelas. Pada saat yang sama, efek modulation, delay, dan reverb memberikan dimensi tambahan.
Output Stereo dan Cab Sim untuk Rekaman Langsung
Koneksi output menjadi salah satu aspek penting dalam penggunaan pedalboard. Perangkat ini menyediakan dua output 1/4 inci, yaitu Left dan Right.
Jika hanya menggunakan output Left, pengguna dapat menjalankan sistem mono. Untuk memperoleh true stereo, hubungkan output Left dan Right ke sistem audio yang sesuai.
Selain itu, tersedia CAB SIM OUTPUT. Jalur ini menghasilkan sinyal dengan simulasi kabinet speaker terintegrasi.
Pengguna dapat menghubungkannya ke headphone, PA system, atau recording console. Fitur ini membantu gitaris mengirimkan sinyal langsung tanpa harus selalu menggunakan mikrofon di depan kabinet fisik.
Untuk kebutuhan panggung, cab sim output dapat dihubungkan ke mixing board. Sementara itu, gitaris yang melakukan rekaman rumahan dapat menggunakannya sebagai jalur menuju audio interface atau perangkat rekaman yang kompatibel.
Desain Ringkas untuk Gitaris yang Sering Bepergian
Membawa banyak pedal dapat membuat persiapan panggung menjadi lebih rumit. Pengguna harus mengatur posisi setiap stompbox, kabel patch, serta sumber daya.
Desain terpadu memberikan alternatif yang lebih praktis. Seluruh modul efek utama berada dalam satu unit dengan kontrol yang mudah dijangkau.
Setiap parameter juga ditampilkan melalui knob dan sakelar fisik. Pengguna dapat melihat serta mengubah pengaturan secara langsung ketika bermain.
MOOER menyertakan soft case dalam paket produk. Tas ini membantu pengguna membawa perangkat saat bepergian atau berpindah lokasi pertunjukan.
Dengan bobot sekitar 1.200 gram, perangkat ini memiliki format yang relatif mudah dibawa. Ukurannya juga tidak membutuhkan ruang sebesar pedalboard yang berisi banyak stompbox terpisah.
Spesifikasi Mooer Red Truck
Berikut rangkuman spesifikasi teknis berdasarkan informasi produk dan manual pengguna:
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Jenis | Multi-Effects Guitar Pedal |
| Modul efek | 6 modul stompbox |
| Efek analog | Pure Boost, Drive, Distortion |
| Efek digital | Modulation, Delay, Reverb |
| Tuner | Built-in precision tuner |
| Mode operasi | LIVE dan PRESET |
| Jumlah preset | 5 kombinasi |
| Tap Tempo | Delay dan/atau Modulation |
| Jenis Modulation | Tremolo, Phaser, Chorus, Flanger |
| Jenis Delay | Digital, Echo, Analog |
| Reverb | Digital True Stereo |
| FX Loop | Parallel buffered effects loop |
| Metode koneksi amplifier | Mendukung 4 Cable Method |
| Output utama | 2 x 1/4 inci Left dan Right |
| Cab Sim Output | Tersedia |
| Input | 1 x 1/4 inci |
| Impedansi input | 2 MΩ |
| Impedansi output | 100 Ω |
| Sampling rate | 44,1 kHz |
| Sampling accuracy | 24-bit |
| Catu daya | DC 9V, minimal 300 mA |
| Polaritas adaptor | Negatif di bagian tengah |
| Dimensi | 370 x 96 x 51 mm |
| Bobot | 1.200 gram |
| Aksesori | Soft case |
Siapa yang Cocok Menggunakan Perangkat Ini?
Kelengkapan fitur membuat Mooer Red Trucki relevan untuk beberapa kebutuhan gitaris. Namun, pilihan akhirnya tetap bergantung pada gaya bermain dan konfigurasi rig masing-masing.
Gitaris yang Ingin Mengurangi Jumlah Pedal
Jika pengguna membutuhkan boost, overdrive, distortion, modulation, delay, dan reverb, perangkat ini menyediakan semuanya dalam satu unit. Pengguna tidak harus membeli setiap efek sebagai stompbox terpisah.
Musisi yang Sering Tampil di Panggung
Mode LIVE dan PRESET membantu pengguna mengatur efek selama pertunjukan. Tuner internal juga memudahkan penyetelan gitar tanpa perangkat tambahan.
Tap tempo memberikan kontrol terhadap waktu delay dan modulation. Output stereo serta cab sim output juga mendukung berbagai kebutuhan koneksi panggung.
Gitaris yang Suka Bereksperimen dengan Tone
Pilihan jenis modulation, delay, dan reverb membuka banyak kemungkinan karakter suara. Pengguna dapat mencoba berbagai kombinasi untuk menemukan tone yang sesuai.
FX Loop juga memungkinkan penambahan pedal eksternal. Jadi, pengguna tetap dapat mempertahankan stompbox favorit dalam sistem yang lebih ringkas.
Musisi yang Membutuhkan Setup Rekaman Praktis
Cab sim output memberikan jalur koneksi langsung ke recording console atau sistem PA. Fitur ini membantu mengurangi kebutuhan pengaturan mikrofon kabinet untuk konfigurasi tertentu.
Tips Mengoptimalkan Penggunaan Pedalboard
Memiliki banyak efek dalam satu unit memberikan keleluasaan. Namun, hasil suara tetap bergantung pada cara pengguna mengatur setiap modul.
Mulai dari karakter drive. Atur Drive dan Distortion sebelum menambahkan modulation atau reverb. Dengan begitu, pengguna lebih mudah menemukan karakter dasar suara gitar.
Manfaatkan Pure Boost secara tepat. Gunakan boost untuk meningkatkan level sinyal ketika membutuhkan suara lebih menonjol. Sesuaikan Bass dan Treble agar karakter frekuensi tetap seimbang.
Pilih modulation sesuai kebutuhan lagu. Chorus dapat memberikan kesan suara lebih lebar. Phaser, Flanger, dan Tremolo menawarkan karakter pergerakan yang berbeda.
Sesuaikan delay dengan tempo. Gunakan Tap Tempo untuk mengatur pengulangan mengikuti ketukan. Atur Feedback agar jumlah pengulangan tidak mengganggu permainan.
Atur reverb berdasarkan ruang suara. Decay menentukan panjang efek, sedangkan Level mengatur campurannya. Gunakan Shimmer ketika membutuhkan tambahan tekstur harmonik bernada tinggi.
Siapkan preset sebelum tampil. Simpan lima kombinasi efek untuk kebutuhan berbeda. Pastikan seluruh konfigurasi sudah diuji sebelum pertunjukan dimulai.
Periksa koneksi dan catu daya. Gunakan adaptor DC 9V dengan arus minimal 300 mA dan polaritas negatif di tengah. Pastikan kabel input, output, serta FX Loop terpasang sesuai fungsi.
Kesimpulan
MOOER menghadirkan solusi pedalboard terpadu bagi gitaris yang membutuhkan beragam efek tanpa harus membawa banyak stompbox. Enam modul efek analog dan digital, tuner internal, dua mode operasi, serta tap tempo mencakup kebutuhan penting untuk latihan dan pertunjukan.
Fleksibilitasnya semakin terasa melalui FX Loop, dukungan 4 Cable Method, konfigurasi Wet/Dry, output stereo, dan cab sim output. Pengguna dapat membangun sistem sederhana maupun mengintegrasikannya dengan amplifier serta pedal eksternal.
Bagi gitaris yang ingin mengeksplorasi berbagai karakter tone dengan setup lebih praktis, Mooer Red Truck tersedia di Melodia Musik, toko alat musik terbaik dan terlengkap se-Indonesia. Kunjungi Melodia Musik untuk mendapatkan informasi produk dan pilihan perlengkapan musik sesuai kebutuhan.
FAQ
1. Apa saja efek yang tersedia pada Mooer Red Truck?
Tersedia enam modul, yaitu Pure Boost, Drive, Distortion, Modulation, Delay, dan Reverb. Perangkat ini juga memiliki tuner digital internal.
2. Berapa banyak preset yang bisa disimpan?
Pengguna dapat menyimpan lima kombinasi efek. Preset hanya menyimpan status aktif atau nonaktif setiap modul, bukan pengaturan knob.
3. Apakah perangkat ini bisa digunakan dengan amplifier yang memiliki effects loop?
Bisa. FX Loop mendukung metode 4 Cable Method untuk menempatkan Drive dan Distortion sebelum preamp amplifier, serta efek lainnya pada effects loop.
4. Apakah tersedia output stereo?
Ya. Tersedia output Left dan Right. Pengguna dapat memakai output Left untuk mono atau keduanya untuk true stereo.
5. Apa fungsi CAB SIM OUTPUT?
Output ini menyediakan simulasi kabinet speaker terintegrasi. Pengguna dapat menghubungkannya ke headphone, PA system, atau recording console.
6. Berapa kebutuhan daya perangkat ini?
Perangkat membutuhkan adaptor DC 9V dengan arus minimal 300 mA dan polaritas negatif di bagian tengah.
